Pages

Subscribe:

Labels

Tampilkan postingan dengan label Multimedia 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Multimedia 2. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2012

Konsep dari Video Conference

Konsep dari video conference ini bisa dilihat dari gambar diatas, yakni menghubungkan dua orang atau lebih bisa terhubung dalam secara bersamaan walau semua orang yang terhubung itu berbeda tempat.

Video conference itu bisa dilakukan oleh siapa saja dengan dukungan koneksi ataupun jaringan internet yang bagus, karena dalam penggunaan video conference jaringan internet itu sangat menetukan sekali bisa atau tidaknya dilakukan video conference.

Dalam video conference ini bandwidth yang kita gunakan haruslah optimal atauoun bagus, karena dengan bandwidth yang bagus bisa memebuat video conference yang kita lakukan menjadi bagus pula karena akan menghasilkan kualitas suara yang bagus.

Pada video conference ini terdapat beberapa jenis, seperti :
  • Point to point
  • Mulit point
Point to point
Jenis ini dianggap paling umum karena bamyak digunakan dan mudah pula saat menggunkannya karena hanya menggunakan alat IP saja untuk menghubungakannya.

Multi point
Jenis konferensi ini menggunakan sebuah reflektor sebuah konektor multi point unit atau yang biasa disebut MCU yang berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih pengguna. Jadi dengan jenis inilah video conference yang bisa menghubungkan lebih dari dua orang.

Teknik dari Video Conference

Teknologi yang digunakan dalam konferensi video adalah sistem kompresi digital audio dan video stream secara nyata. Perangkat keras atau perangkat lunak yang melakukan kompresi disebut dengan codec.

Angka kompresi dapat dapat dicapai hingga 1:500. Digital yang dihasilkan aliran 1s dan 0s dibagi menjadi paket label, yang kemudian dikirimkan melalui jaringan digital biasanya menggunkan Integrated Service Digital Network (ISDN)m dan dengan Internet Protocol (IP).

Penggunaan modem audio dalam saluran pengiriman memungkinkan penggunaan Plain Old Telephone System (POTS), dalam beberapa aplikasi kecepatan rendah, seperti video telephone, karena POTS mengubah getaran digital ke atau dari gelombang analog dalam rentang spektrum audio.

Komponen lain yang dibutuhkan untuk sistem video conference meliputi :
  1. Video input : kamera video atau webcam
  2. Video output : monitor komputer, televisi atau proyektor
  3. Audio input : mikrofon
  4. Audio output : pengeras suara yang berkaitan dengan perangkat layar atau telepon
  5. Data transfer : jaringan telepon analog atau digital, LAN atau internet